Hari Raya Saraswati
- Sunday, February 28, 2010, 18:51
- News
- 461 views
- Kontak kami
Hari Raya Saraswati adalah festival di agama Hindu. Dewi Saraswati sebagai lambang dewi pelindung / hibah pengetahuan, kesadaran dan sastra. Hari raya ini dirayakan setiap 210 hari atau 6 bulan (1 bulan = 35 hari), yaitu Saniscara (Sabtu) Umanis (Legi), Wuku Watugunung yang merupakan Wuku terakhir.
Pada hari libur Saraswati, perpustakaan, naskah suci, buku dan alat tulis berguna yang mengandung ajaran atau ajaran agama, moralitas dan sebagainya, dibersihkan, dikumpulkan dan disusun dalam satu tempat atau di kuil untuk dirayakan. Semua doa-doa dipersembahkan kehadapan Dewi Saraswati sebagai manifestasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Upacara ini biasanya dilakukan pada pagi hari dan tidak melewati tengah hari.
Dewi Saraswati sebagai Shakti (Kekuatan) dari Dewa Brahma. Dewi Saraswati digambarkan sebagai seorang wanita cantik dengan empat lengan; biasanya tangan Beliau memegang Genitri (tasbih), melambangkan kekuatan meditasi dan pengetahuan spiritual. Kropak (Lontar) adalah kitab suci Veda, yang mewakili pengetahuan universal, abadi, dan ilmu sejati. Yang lain memegang Wina (alat musik / biola / kecapi), alat musik yang melambangkan kesempurnaan seni dan ilmu pengetahuan.
Damaru (gendang kecil) dan bunga teratai. Di dekatnya, ada burung Merak, kendaraan suci dari Dewi Saraswati. Undan yang merupakan burung besar seperti Angsa, tetapi dapat terbang tinggi, seperti juga melambangkan penguasaan atas wiweka (daya nalar) dan kesempurnaan Wairagya berarti memiliki kemampuan untuk membedakan antara yang baik dan buruk.

